Lintasarta perkenalkan platform pasar digital berbasis AI LAMPU

5 days ago 7

Jakarta (ANTARA) - Lintasarta memperkenalkan Lintasarta AI Marketspace Universe (LAMPU), sebuah platform digital terpadu yang ditujukan untuk mendukung proses pembelian dan adopsi berbagai solusi digital.

“Dengan memanfaatkan kekuatan infrastruktur (connectivity, cloud, cybersecurity) Lintasarta yang berdaulat, LAMPU menjadi wadah bagi pelaku usaha, penyedia solusi, dan pengembang (developer) lokal untuk berkolaborasi, mempercepat inovasi, dan memperluas skala bisnis dengan lebih efisien," kata President Director & CEO Lintasarta Bayu Hanantasena dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Platform tersebut menghimpun beragam layanan digital, antara lain aplikasi Software as a Service (SaaS), layanan komputasi, Application Programming Interface (API), layanan data, keamanan siber, konektivitas, model prediksi, kecerdasan buatan (AI), serta analitik.

LAMPU dapat diakses melalui laman lampu.ai dan difungsikan sebagai pasar digital yang mengintegrasikan berbagai solusi teknologi dalam satu sistem. Melalui platform ini, perusahaan dapat mencari, mencoba, serta menerapkan layanan digital, sekaligus menyederhanakan proses pengadaan kebutuhan teknologi.

Baca juga: Lintasarta siapkan infrastruktur digital hadapi lonjakan trafik

Sebagai platform terintegrasi, LAMPU dirancang untuk mendukung proses adopsi teknologi, termasuk dari sisi kinerja layanan, latensi, dan mekanisme keamanan.

Platform ini menyediakan sejumlah skema pemanfaatan layanan, seperti bayar sesuai pemakaian (pay-as-you-go), berlangganan (subscription), hingga lisensi tingkat perusahaan (enterprise licensing), sehingga pengguna memiliki pilihan penyesuaian biaya dan kebutuhan penggunaan teknologi.

Dalam prinsip ekosistem terbuka, LAMPU membuka akses bagi mitra teknologi, startup, dan penyedia perangkat lunak untuk membawa solusi mereka ke pasar yang lebih luas. Dukungan konektor API, integrasi cloud-native, serta kemampuan implementasi langsung disebut mendukung pengembang dalam menyiapkan solusi berbasis AI, analisis data, serta layanan digital yang siap digunakan.

“Ekosistem digital yang kuat membutuhkan konektivitas yang andal, cloud yang aman, dan kemampuan keamanan siber yang matang. Semua itu menjadi inti dari Lintasarta, dan kini kami padukan dalam LAMPU untuk memastikan setiap perusahaan, dari skala kecil hingga besar, dapat mengadopsi teknologi dengan kepercayaan, kemudahan, serta kenyamanan penuh,” ujar Bayu.

Menurut Bayu, pengembangan platform ini juga dikaitkan dengan upaya memperkuat ekosistem AI di Indonesia. Melalui LAMPU, Lintasarta menghadirkan akses terhadap model AI, dataset lokal, serta solusi AI yang ditujukan untuk kebutuhan industri dan kolaborasi dengan institusi akademik serta startup AI nasional.

Baca juga: Lintasarta berikan bantuan jaringan komunikasi ke Aceh dan Sumut

Baca juga: Kemkomdigi dan Pemprov Jatim kolaborasi cetak 20 ribu talenta digital

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |