Sentani (ANTARA) - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, guna mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga teknis terkait
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan saat diwawancarai di Sentani, Sabtu, mengatakan kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Papua guna membahas penguatan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian berbasis kawasan.
"Papua memiliki sumber daya alam yang besar untuk menjadi salah satu lumbung pangan nasional, namun masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti infrastruktur, akses pasar, dan teknologi pertanian," katanya.
Baca juga: Komisi IV DPR RI: Papua miliki potensi besar di bidang pertanian
Menurut Ahmad, modernisasi menjadi kunci utama agar potensi tersebut dapat dioptimalkan secara berkelanjutan, bukan sekedar penggunaan alat dan mesin pertanian, namun juga terpadu menyangkut pola pikir, penguatan kapasitas, serta kolaborasi lintas sektor.
"Papua harus mendapatkan prioritas dalam program modernisasi pertanian berbasis kawasan, hal ini ikut mendorong peningkatan produksi dan produktivitas pertanian," ujarnya.
Pihaknya berharap Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan lembaga teknis terkait, segera mempercepat implementasi program modernisasi tersebut.
Baca juga: BI Papua Barat kembangkan pertanian digital jaga stabilitas pangan
"Implementasi program modernisasi termasuk pelatihan pertanian, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta penguatan kelembagaan petani di tingkat kampung," kata Ahmad Yohan.
Dia menambahkan pentingnya peran Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama BUMN Pangan dan ID Food dalam memperkuat sistem cadangan pangan daerah. Langkah ini perlu disertai dengan integrasi data produk, agar harga pangan di Papua terjaga.
"Kami mendorong agar pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten kota, untuk memperkuat kebijakan daerah yang mendukung sektor pertanian," ucap Ahmad Yohan.
Baca juga: Kementan integrasikan penyuluh pertanian percepat swasembada pangan
Pewarta: Agustina Estevani Janggo
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































