KSAD sebut jembatan bailey berhasil pulihkan akses darat di Aceh

1 month ago 9
"Ini adalah jembatan bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini,"

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan Jalan Lintas Nasional Takengon–Bireuen, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh yang sebelumnya rusak akibat bencana kembali pulih berkat jembatan bailey yang dibangun pihaknya.

Peresmian jembatan bailey tersebut dilakukan Maruli bersama jajaran pemerintah daerah Aceh pada Kamis (8/1).

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, dijelaskan bahwa jembatan ini jadi satu dari sekian banyak jembatan bailey yang telah dibangun TNI AD.

"Ini adalah jembatan bailey ke-17 yang sudah selesai dari rencana awal 42 jembatan Bailey yang kita miliki. Namun, dalam perkembangannya kebutuhan jembatan di berbagai daerah sangat besar, termasuk di wilayah ini," kata Maruli dalam siaran persnya.

Maruli memastikan pihaknya akan terus membangun jembatan bailey sesuai kebutuhan di wilayah Aceh guna mempercepat pemulihan bencana.

Hal tersebut selaras dengan perintah Presiden Prabowo Subianto kepada dirinya sebagai Satgas Jembatan bencana Sumatera dan Aceh.

Dengan adanya jembatan bailey tersebut, Maruli berharap aktivitas perekonomian masyarakat yang sebelumnya tersendat bisa kembali normal seperti biasa.

"Ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat dalam membantu penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana," jelas Maruli.

Baca juga: Kemarin, retret kedua kabinet hingga pembangunan sumur Rp150 juta

Baca juga: KSAD jelaskan biaya pembangunan sumur Rp150 juta di lokasi bencana

Baca juga: Imbas isu rasuah, Malaysia ganti Panglima Angkatan Darat

Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |