Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman mengatakan bahwa Koperasi Desa Merah Putih bisa komodifikasi potensi desa salah satunya yakni potensi desa olahraga.
Menurut Marciano Norman saat ini Indonesia mempunyai desa-desa dengan keunggulan alam yang indah yang masih bisa digali jauh potensinya bahkan untuk pengembangan sport industry maupun sport tourism.
"Bayangkan, Indonesia memiliki banyak desa dengan keunggulan alam yang indah. Banyak yang bisa dimanfaatkan untuk olahraga. Justru ini peran penting koperasi untuk komodifikasi potensi yang ada, dikolaborasikan dengan cabang olahraga," kata Marciano Norman saat dihubungi ANTARA, Jumat.
Baca juga: KONI harapkan Kopdes Merah Putih bisa kembangkan potensi desa olahraga
Marciano berpendapat bahwa esensi dari koperasi yakni sebagai mesin penggerak ekonomi yang berbasis kerakyatan dan sangat potensial untuk bisa membangun salah satunya desa olahraga apabila pengelolaannya sangat baik.
"Esensi koperasi ini agar ada pergerakan ekonomi, dan saya yakin, olahraga dengan pengelolaan yang baik dapat berdampak positif," ungkap Marciano Norman.
Lewat hadirnya desa olahraga menurut Marciano nantinya juga akan memberikan efek domino dengan naiknya potensi prestasi dari olahraga prestasi ke depannya.
"Ada desa-desa yang dapat dijadikan pusat pembinaan olahraga prestasi, cabang olahraga unggulan sebagaimana undang-undang nomor 11 tahun 2022 tentang keolahragaan, di mana setiap kabupaten/kota dan provinsi harus membina setidaknya dua cabang olahraga. Sentra pembinaan ini dapat menjadi nilai tambah dari segi ekonomi, pendatang akan hadir baik untuk berlatih, dan ada sisi sport industry dan sport tourism ketika menjadi tontonan," kata Marciano.
Baca juga: Pengamat: Kopdes Merah Putih modal untuk bangun ekonomi berbasis lokal
Kehadiran Kopdes Merah Putih tentu saja bisa dimaksimalkan untuk bisa meningkatkan geliat olahraga di desa, misalkan saja seperti memanfaatkan potensi Desa Setiamekar, Bekasi yang merupakan salah satu desa yang memiliki lapangan sepak bola berstandar internasional yang spesifikasinya sesuai dengan standar FIFA.
Saat ini Kementerian Koperasi sedang mempercepat operasional Kopdes Merah Putih dengan target 80.000 unit koperasi beroperasi di desa/kelurahan yang menjadi fokus utama dan ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Program ini memiliki tiga fungsi utama yakni menyalurkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, menjadi pengumpul atau offtaker produk masyarakat desa, serta mendukung pelaksanaan program pemerintah seperti bantuan sosial.
Baca juga: KONI: PON Bela Diri untuk delapan cabang digelar di Sulawesi Utara
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































