Kementerian PU programkan P3TGAI di 12 ribu lokasi pada tahun 2027

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) memprogramkan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 12 ribu lokasi pada tahun depan dalam rangka mendukung swasembada pangan.

"Untuk itu sesuai hasil rapat kerja Bapak Menteri PU pada 11 Juni 2026, kami melakukan optimalisasi dari anggaran 'rupiah murni' yang ada, merelaksasi atau memperpanjang pelaksanaan kontrak tahun jamak yang ada untuk difokuskan pada pemrograman IBM P3TGAI di 12 ribu lokasi," ujar Dirjen SDA Kementerian PU Arnold AP Ritiauw pada Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, untuk Infrastruktur Berbasis Masyarakat, Ditjen SDA menyadari bahwa IBM ini merupakan infrastruktur yang betul-betul menyentuh kesejahteraan masyarakat khususnya para petani.

P3TGAI merupakan kegiatan padat karya yang bertujuan meningkatkan layanan irigasi pertanian melalui rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat petani sebagai pelaku utama.

Baca juga: Menteri PU perkuat jembatan Enang-enang Aceh yang diperbaiki swadaya

Melalui pendekatan tersebut, program ini tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat kapasitas dan kemandirian kelembagaan petani dalam mengelola jaringan irigasi.

Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan keandalan layanan air irigasi, termasuk pada musim kemarau, sehingga mendukung peningkatan produksi pertanian dan efisiensi usaha tani.

Melalui P3TGAI 2026, Kementerian PU tidak hanya membangun infrastruktur irigasi, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dari tingkat desa.

"Program ini juga secara langsung selaras dengan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) swasembada pangan," kata Arnold AP Ritiauw.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |