Wamena (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) RI memastikan panti asuhan dan rumah singgah di wilayah Papua Pegunungan memperoleh bantuan.
Dua staf Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI Faisal dan Bisner Hotman Malau mengunjungi secara langsung Panti Asuhan Izinmo di Kampung Holkima, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan yang dikelola oleh Yayasan Huseloma di Tanah Papua.
Bisner Hotman Malau di Wamena, Sabtu mengatakan sangat terharu melihat kehidupan anak-anak asli Papua Pegunungan yang berada di Panti Asuhan Izinmo.
“Kami tidak bisa berbicara banyak di sini, tetapi melalui usulan panti asuhan melalui Dinas Sosial Papua Pegunungan akan kami upayakan ke pimpinan supaya panti asuhan dan rumah singgah di daerah ini memperoleh bantuan,” katanya.
Menurut dia, apalagi pengelolaan di Panti Asuhan Izinmo Wamena ini di asuh dari bayi atau belum putus tali pusarnya sehingga membutuhkan penanganan khusus terutama bahan pokok, susu dan makanan tambahan lainnya
“Kami sudah datang dan melihat sendiri kondisi dan situasi di sini, maka akan melaporkan ke pimpinan di pusat supaya Panti Asuhan Izinmo maupun panti asuhan lainnya serta rumah singgah di wilayah Papua Pegunungan diprioritaskan memperoleh bantuan,” ujarnya.
Dia menjelaskan dalam tata kelola pemerintahan itu ada prosedural yang harus dilengkapi untuk mendapatkan sesuatu yang diharapkan.
“Di pemerintahan itu ada namanya prosedur, kami juga tidak bisa melangkahi prosedur itu. Kami pastikan ke depan apa yang dapat dilakukan akan dilakukan untuk memberikan kesejahteraan dan kesempatan hidup lebih baik bagi anak-anak panti asuhan dan rumah singgah di Papua Pegunungan,” katanya.
Baca juga: Kemensos tertibkan panti asuhan fiktif
Sementara itu Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Pemberdayaan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3A Papua Pegunungan Ronald Yikwa mengatakan kunjungan ke salah satu panti asuhan di daerah ini dilakukan supaya perwakilan Kemensos RI bisa melihat sendiri bagaimana kehidupan anak-anak yang ditampung tersebut.
“Tujuannya supaya bapak-bapak dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak bisa melihat dan merasakan bagaimana kehidupan anak-anak di dalam panti sehingga ke depannya ketika kami mengajukan bantuan ke pusat dapat didukung dan kehidupan anak-anak di sini bisa sejahtera seperti anak-anak lain di luar panti asuhan maupun rumah singgah,” ujarnya.
Baca juga: YBM PLN tebar kebahagiaan di dua panti asuhan peringati HLN
Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































