Kemdiktisaintek dukung UT terus perkuat ekosistem sains di Indonesia

3 months ago 17

Jakarta (ANTARA) - Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains Teknologi (Minat Saintek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Yudi Darma mendukung langkah Universitas Terbuka (UT) untuk terus memperkuat ekosistem sains dan teknologi di Indonesia.

"UT itu partner dan bagian dari kita, jadi bukan kolaborasi lagi. Kita perlu mendukung, kita perlu bersama-sama bergandengan tangan memuatkan sains dan teknologi di Indonesia," katanya ditemui di sela-sela kegiatan The 5th International Seminar of Science and Technology (ISST) di Kampus UT, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Kamis.

Yudi menyatakan pihaknya terbuka bagi perguruan tinggi yang ingin mendiseminasikan sains dan teknologi kepada masyarakat Indonesia, termasuk UT yang menggelar ISST dalam upaya membumikan sains di tanah air.

"Kami sangat senang dan mendukung acara-acara seperti ini, di mana kita menampilkan karya-karya sains dan teknologi dari para sivitas akademika," ujar dia.

Menurut Yudi, untuk menyongsong masa depan yang gemilang, masyarakat perlu mendukung dan menyambut dengan penguatan sains dan teknologi.

Menurut dia, hal ini sejalan dengan komitmen dari pemerintah dalam rangka menguatkan sains dan teknologi untuk perkembangan negara. Tidak hanya dari sisi sosial, lingkungan, tetapi yang lebih utama adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis sains dan teknologi

Baca juga: UT perkuat riset bidang sains melalui Seminar Internasional ISST ke-5

"Kita semuanya tidak membantah itu, kita tidak bisa menghiraukan peran dari sains dan teknologi untuk masa depan yang lebih baik," ucap Yudi menegaskan.

Sementara, Wakil Rektor UT Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum Adrian Sutawijaya menyebut upaya penguatan sains dan teknologi merupakan bagian dari konsentrasi UT dalam rangka memperkuat produk akademik.

Ia mengungkapkan pihaknya menyoroti penguatan sains dan teknologi menjadi salah satu prioritas UT untuk selalu dilakukan.

"Tanpa sains dan teknologi itu kita nggak bisa apa-apa. Oleh karena itu diharapkan kolaborasi ini akan menjadi sesuatu hal yang baik. Kemudian juga nanti kita akan segera membuat bermacam-macam kebaruan, tidak hanya mendiseminasikan saja, nanti ada beberapa hal misalnya tentang HAKI maupun paten itu bisa digunakan kepada masyarakat," ucap Adrian Sutawijaya.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |