Kanada jadikan NTB mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik

4 weeks ago 14

Mataram (ANTARA) - Menteri Pembangunan Internasional Kanada Randeep Sarai menyatakan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai mitra strategis Pemerintah Kanada dalam kerangka kerja sama investasi energi terbarukan, ketahanan iklim dan pemberdayaan perempuan di kawasan Indo-Pasifik.

"Kami berharap dapat melakukan lebih banyak kemitraan, lebih banyak investasi, lebih banyak perdagangan dengan Lombok dan Indonesia secara umum," ujar dia saat ditemui usai pertemuan bilateral dengan pemerintah daerah di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu.

Sarai mengatakan Indonesia merupakan negara kedua yang dikunjunginya di Asia Tenggara setelah Vietnam. Lombok dipilih sebagai lokasi awal kunjungan di Indonesia karena dinilai mencerminkan pentingnya hubungan antara Kanada dengan daerah di luar pusat pemerintahan nasional.

Ia memandang pemenuhan kebutuhan energi bersih dan peningkatan kesejahteraan perempuan merupakan faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat.

Menurut dia, investasi yang digelontorkan Pemerintah Kanada tidak hanya bersifat sosial melainkan juga bertujuan untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah.

"Ini adalah bidang-bidang yang menjadi fokus Kanada, karena ini dapat memberikan manfaat ekonomi bersama bagi kedua negara," kata Sarai.

Selama kunjungan bilateral tersebut beberapa agenda yang ia lakukan, di antaranya mengunjungi beberapa proyek energi terbarukan yang didanai dan didukung oleh pemerintah Kanada, serta melihat praktik pemberdayaan perempuan.

Beberapa proyek energi terbarukan pemerintah Kanada di Pulau Lombok meliputi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Sengkol, PLTS Labuan Haji, dan PLTS Peringgabaya yang memiliki total kapasitas 7 x 3 megawatt.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan pemerintah daerah telah mempresentasikan berbagai potensi sumber daya alam dan manusia dalam pertemuan bilateral tersebut.

Ia berharap pemerintah Kanada dapat membangun kerja sama yang lebih kuat dan lebih erat dengan pemerintah Indonesia, terkhusus pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat.

"Semua potensi dalam hubungan bilateral di bidang sosial, ekonomi, dan pembangunan sudah kami bahas dan saling bertukar pikiran. Kami sudah sepakat untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan bersama Duta Besar Kanada untuk Indonesia," kata Iqbal.

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |