Bekasi, Jabar (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memperkuat kesiapan operasional di seluruh ruas menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama JTT Rudi Kurniadi menyatakan telah menyiagakan 101 unit kendaraan derek yang tersebar di seluruh Jalan Tol Trans-Jawa dalam rangka memastikan pelayanan operasional tetap berjalan optimal selama periode Ramadhan dan Idul Fitri.
"Sebanyak 574 personel on call juga disiapkan dan siap dikerahkan sewaktu-waktu untuk menangani kondisi darurat maupun potensi gangguan lalu lintas selama periode peningkatan mobilitas masyarakat," katanya di Bekasi, Jabar, Kamis.
Pihaknya juga menyiapkan 19 titik tambahan layanan top up uang elektronik serta 60 unit tambahan mobile reader guna membantu mempercepat proses transaksi kendaraan, khususnya pada periode dengan volume lalu lintas tinggi.
Kemudian, memastikan kesiapan layanan di 40 area rehat atau rest area yang tersebar di sepanjang Jalan Tol Trans-Jawa, termasuk dua area rehat fungsional di Km 439 A dan Km 444 B Ruas Tol Semarang-Solo.
Ia menyebut pengelolaan area rehat fokus pada penjagaan kebersihan, ketersediaan air bersih, kesiapan fasilitas umum seperti toilet, pengaturan parkir kendaraan serta kesiapan petugas keamanan dan kebersihan guna memastikan pengguna jalan bisa beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.
JTT turut memproyeksikan peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Proyeksi tersebut menjadi perhatian utama dalam memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas yang dikelola perusahaan.
Pada periode 11-31 Maret 2026, volume kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama menuju wilayah timur Trans Jawa diperkirakan mencapai 1.039.004 kendaraan atau meningkat sebesar 74,83 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal.
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan mobilitas tersebut, perusahaan melakukan penguatan aspek pemeliharaan serta kesiapan infrastruktur jalan tol dengan menyiagakan 244 tim preservasi.
Mereka terdiri atas tim patching, preservasi ruang milik jalan (rumija), preservasi drainase, preservasi sarana pelengkap jalan (sarkapja) hingga tim antisipasi genangan dan longsoran.
"Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tol tetap aman, andal dan nyaman dilalui oleh pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Idul Fitri" katanya.
Rudi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
"Pengguna jalan juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas rest area secara bijak serta beristirahat apabila merasa lelah guna menjaga keselamatan selama perjalanan," kata dia.
Baca juga: Jasamarga santuni 400 yatim sepanjang ruas Trans Jawa
Baca juga: Jasamarga lanjutkan pemeliharaan Tol Jakarta-Cikampek jelang mudik
Baca juga: Jasamarga perkuat kualitas Ruas Jakarta-Cikampek jelang mudik Lebaran
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































