Imigrasi Bali lakukan penyesuaian data WNA terdampak Anak Krakatau

2 hours ago 4

Denpasar (ANTARA) - Kantor Imigrasi Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Bali, melakukan penyesuaian data perlintasan warga negara asing (WNA) yang jadwal penerbangannya terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Kami langsung melakukan penyesuaian, agar tidak ada penumpang yang dirugikan secara administratif akibat kondisi yang berada di luar kendali mereka,” kata Kepala Imigrasi Ngurah Rai Muhamad Novyandri di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Senin.

Ia menjelaskan ada satu penerbangan internasional yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut yakni Citilink Indonesia dengan nomor penerbangan QG-500 yang melayani rute Denpasar-Dili, Timor Leste.

Sebanyak 94 orang penumpang yang tercatat sebagai calon penumpang pesawat itu terdampak pembatalan penerbangan karena pesawat tersebut gagal berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta.

Sebagai tindak lanjut, Imigrasi Ngurah Rai telah melakukan penyesuaian data perlintasan terhadap 94 penumpang pada aplikasi perlintasan keimigrasian.

Sehingga, lanjut dia, data administrasi keimigrasian sesuai dengan kondisi aktual penerbangan.

Petugas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap status izin tinggal seluruh penumpang terdampak, dan hingga Senin (7/9) tidak ditemukan adanya penumpang yang melebihi izin tinggal (overstay) akibat pembatalan penerbangan tersebut.

Pihaknya memprioritaskan kepastian layanan keimigrasian di tengah kondisi alam tersebut.

Imigrasi juga melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh penerbangan internasional baik saat kedatangan dan keberangkatan termasuk potensi keterlambatan, pembatalan atau pengalihan penerbangan.

Sementara itu, kata dia, berdasarkan koordinasi dengan pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, hingga saat ini belum ada terdampak secara langsung dari erupsi yang ada di Selat Sunda itu.

Begitu juga pelayanan dan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berjalan normal, aman, dan kondusif.

Aktivitas pemeriksaan keimigrasian di Terminal Kedatangan maupun Terminal Keberangkatan Internasional tetap normal dan belum terdapat gangguan operasional yang berdampak langsung.

Baca juga: Puan minta pemulihan penerbangan disiapkan usai erupsi Anak Krakatau

Baca juga: 624 penerbangan di Bandara Soetta tertunda akibat erupsi Anak Krakatau

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |