Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan menyatakan Hari Dokter Nasional 2025 menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyadari dan mengapresiasi peran dokter sebagai inovator serta edukator yang mendukung pembangunan nasional berlandaskan semangat pelayanan yang tidak terhalang batas geografis.
Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Yuli Farianti di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa pada 2025, tema Hari Dokter Nasional 2025 adalah “Dokter Berbagi untuk Negeri”, yang menggambarkan semangat para dokter untuk terus memberikan ilmu, tenaga, dan waktu demi meningkatkan derajat kesehatan bangsa.
"Semua ini bisa terwujud berkat upaya dan semangat bersatu dari peran para dokter di bidangnya yang saling melengkapi, mulai dari kedokteran preventif, kuratif, rehabilitatif, paliatif, dan komunitas," kata Yuli.
Menurut dia, saat ini tantangan terbesar yang dihadapi para dokter adalah distribusi dokter spesialis yang belum merata, terutama di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan.
"Saat ini Indonesia hanya mampu mencetak 2.700 dokter spesialis per tahun, jauh dari total kebutuhan ideal yang mencapai 32.000 dokter spesialis per tahun," katanya.
Selain itu, ujarnya, kemajuan teknologi dan tuntutan masyarakat terhadap mutu layanan yang semakin tinggi menuntut dokter untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kompetensinya.
Baca juga: Kemenkes beri fellowship ke 867 dokter spesialis dukung pendidikan
Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen mendukung para dokter melalui sejumlah langkah, antara lain meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, memastikan kesejahteraan dokter di daerah terpencil dengan memberikan insentif, memberi perlindungan hukum dan pendampingan psikologis, serta mempromosikan budaya kerja yang suportif dan kolaboratif dalam layanan kesehatan.
Yuli mengatakan, publik dapat turut mendukung profesi tersebut dengan cara menghargai dan mematuhi anjuran medis, mendukung kebijakan kesehatan nasional, menjaga kesehatan diri dan lingkungan, serta memberi apresiasi dan dukungan moral bagi para tenaga medis.
Kemenkes mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh dokter di Indonesia yang telah berperan aktif, tidak hanya dalam pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga dalam situasi krisis kesehatan, bencana, maupun kejadian luar biasa.
Di setiap langkah tanggap darurat, katanya, para dokter selalu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan medis dan memastikan masyarakat mendapatkan penanganan terbaik.
"Kemenkes berharap dokter muda Indonesia menjadi agen perubahan sistem kesehatan nasional, adaptif terhadap teknologi, berintegritas tinggi, dan memiliki semangat pelayanan bagi masyarakat tanpa batas geografis," katanya.
Melalui semangat “Dokter Berbagi untuk Negeri”, dia berharap para dokter terus memperkuat kolaborasi lintas profesi dan berbagi pengetahuan untuk mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan responsif terhadap berbagai tantangan kesehatan di masa depan.
Baca juga: IDI serukan pentingnya pemerataan sebaran dokter pada Hari Dokter
"Selamat Hari Dokter Nasional 2025. Terima kasih kepada seluruh dokter Indonesia atas dedikasi dan pengabdiannya bagi negeri. Mari bersama melangkah dalam semangat Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju, demi tercapainya masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkeadilan," ujarnya.
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































