Jakarta (ANTARA) - Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini tidak ingin menyebut timnya unggulan di Liga Europa 2025/2026 setelah memastikan tempat di 16 besar pascaimbang 1-1 dengan Panathinaikos di Stadion Olimpiade Athena, Marousi, Jumat dini hari WIB.
"Kami unggulan atau tidak, saya tidak mengetahui hal-hal seperti itu. Karena, bahkan, saya tidak akan terlalu kecewa jika kami harus melalui babak playoff," ujar Gasperini dikutip dari laman resmi AS Roma.
Daripada memikirkannya, juru taktik asal Italia itu lebih memilih fokus ke timnya, bagaimana membawa AS Roma berkembang dari pertandingan ke pertandingan.
Baca juga: Hasil dan klasemen Liga Europa: Lyon finis pertama, Aston Villa kedua
Baca juga: AS Roma lolos langsung 16 besar meski imbang 1-1 lawan Panathinaikos
Gasperini ingin pemain-pemain muda dengan senior semakin padu untuk memperkuat skuad. Nama-nama seperti Niccolo Pisilli (21 tahun), Jan Ziolkowski (20 tahun) dan Matias Soule (22 tahun) diharapkannya bisa mendapatkan masukan dari sosok-sosok-sosok berpengalaman layaknya Paulo Dybala, Lorenzo Pellegrini, dan Kostas Tsimikas agar dapat terus meningkatkan kualitas.
"Saya selalu beruntung bisa bekerja sama dengan para pemain sirkel inti (berpengalaman-red) di sini, termasuk juga saat masih di Bergamo (Atalanta-red). Mereka selalu menyuntikkan DNA klub kepada pemain muda dan menjadi panutan pemain muda. Mereka adalah sumber kepercaayaan diri dan profesionalisme," tutur dia.
Menurut Gasperini, satu-satunya tantangan saat ini adalah banyaknya pemain AS Roma yang cedera. Situasi itu, dia melanjutkan, buah dari padatnya jadwal pertandingan.
Saat ini, ada beberapa pemain AS Roma yang masih dalam masa perawatan yakni Artem Dovbyk, Evan Ferguson, Manu Kone, Mario Hermoso dan Stephan El Shaarawy.
"Saya jadi sangat baik akhir-akhir ini. Saya jarang memberikan pemain menu latihan. Ketika kami bermain setiap tiga hari, latihan apa yang harus saya berikan? Faktanya, pertandingan itulah yang menjadi sesi latihan kami," tutur Gasperini.
AS Roma bermain imbang 1-1 dengan Panathinaikos dalam lanjutan Liga Europa UEFA 2025/2026 di Stadion Olimpiade Athena, Marousi, Jumat dini hari WIB. Tuan rumah memimpin lebih dahulu lewat Vicente Taborda (58'), sebelum Roma membalas via Jan Ziolkowski (80').
Pada pertandingan tersebut AS Roma bermain dengan 10 orang sejak menit ke-15 lantaran Gianluca Mancini diberikan kartu merah langsung.
Hasil itu cukup untuk membawa Paulo Dybala dan kawan-kawan untuk lolos langsung ke babak 16 besar Liga Europa UEFA 2025/2026 setelah mengakhiri fase liga di posisi kedelapan klasemen dengan menorehkan 16 poin dari delapan pertandingan.
Sebaliknya, Panathinaikos harus berjuang melalui babak playoff untuk memperebutkan satu dari delapan slot tersisa di 16 besar seusai finis di urutan 20 klasemen dengan mengoleksi 12 poin dari delapan pertandingan.
Baca juga: Diimbangi Braga, tim Dean James gagal ke playoff
Baca juga: Unai Emery semringah pemain akademi Aston Villa tunjukkan taji
Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































