Medan (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengemukakan bahwa Garuda Spark Innovation Hub di Medan akan berfokus pada penggunaan kecerdasan buatan di bidang agrikultur.
“Topiknya di Medan, innovation hub sesuai dengan kekuatan Sumatera Utara kita akan memfokuskan meskipun tidak menutup kesempatan startup lainnya, banyak inovasi lain yang berbasis agrikultur, ketahanan pangan atau agrikultur,” kata Menkomdigi di Medan, Sabtu.
Meutya menambahkan bahwa saat ini dalam mencetak talenta muda yang berdaya saing, tak cukup diberikan pelatihan serta seminar. Karenanya kehadiran innovation hub diharapkan mampu menjadi wadah serta ruang bagi talenta digital dan techpreneur untuk belajar dan saling berbagi ilmu dan pengetahuan untuk memperdalam pengalaman serta strategi.
Baca juga: Komdigi hadirkan Garuda Spark Medan untuk pengembangan talenta digital
Innovation hub, katanya, merupakan upaya pemerintah mempertemukan antara pimpinan bisnis, talenta hingga investor. Terlebih, kota Medan dikenal dengan dengan kreativitas yang dimiliki.
Kehadiran program ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan kreativitas menjadi sebuah produk yang dapat berkelanjutan dan memiliki nilai secara ekonomi.
Di dalam Garuda Spark terdapat “Connection Hub” yang mampu menghubungkan ekosistem startup teknologi dengan para pemodal ventura, investor dan mitra industri.
Baca juga: Kemkomdigi siap cetak 2 juta wirausahawan teknologi lewat Garuda Spark
Medan, kata dia, berhasil masuk dalam urutan ketujuh dalam jajaran 10 besar kota dengan indeks kompetitif. Lewat kehadiran innovation hub ini diharapkan Sumatera Utara termasuk Medan mampu mendongkrak pertumbuhan transaksi e-commerce pada 2030 mencapai sebesar Rp35 triliun.
Meutya pun mendorong generasi muda di Medan agar percaya diri untuk melahirkan ide dan karya dan produk yang tak hanya bermanfaat bagi diri tapi juga mampu mendukung perkembangan daerah.
Kementerian Komunikasi dan Digital secara resmi menghadirkan wadah inovasi ekonomi digital Garuda Spark Innovation Hub di kota Medan, Sumatera Utara untuk mendukung pengembangan talenta digital di kota ini.
Baca juga: Kemkomdigi resmikan Garuda Spark Innovation Hub kedua di Jakarta
Adapun Garuda Spark Innovation Hub dapat menjadi ruang berkumpul, berdiskusi, dan berkolaborasi bagi pelaku startup digital. Fasilitas yang tersedia antara lain ruang rapat, ruang kelas, internet berkecepatan tinggi, serta akses jejaring dengan mentor, investor, dan komunitas teknologi.
Program tersebut akan dijalankan dalam beberapa fase, yang dimulai dari fase fondasi pada tahun pertama, fase aktivasi pada satu sampai tiga tahun pertama, dan fase integrasi ekosistem dan ekspansi.
Dengan prinsip locally adapted, nationally coordinated dan slogan “From Spark to Impact”, Garuda Spark Innovation Hub diharapkan mampu mengubah ide sederhana menjadi solusi nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Baca juga: Garuda Spark Innovation Hub dinilai bantu kembangkan start up digital
Baca juga: Menkomdigi minta anak muda pakai teknologi dengan empati dan etika
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































