- Minggu, 30 Agustus 2026 12:49 WIB
Umat Katolik melaksanakan misa di halaman Gereja Yesus Kerahiman Ilahi untuk antisipasi dampak gempa bumi susulan di Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (30/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 9.765 gempa susulan mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama bermagnitudo M7,7 (data akumulasi hingga 30 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA). ANTARA FOTO/Johanes Viandinando/app/nz
Pastur memimpin umat Katolik mengikuti misa di halaman Gereja Yesus Kerahiman Ilahi untuk antisipasi dampak gempa bumi susulan di Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (30/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 9.765 gempa susulan mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama bermagnitudo M7,7 (data akumulasi hingga 30 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA). ANTARA FOTO/Johanes Viandinando/app/nz
Umat Katolik melaksanakan misa di halaman Gereja Yesus Kerahiman Ilahi untuk antisipasi dampak gempa bumi susulan di Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (30/8/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 9.765 gempa susulan mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pascagempa utama bermagnitudo M7,7 (data akumulasi hingga 30 Agustus 2026 pukul 06.00 WITA). ANTARA FOTO/Johanes Viandinando/app/nz
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































