Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan sebanyak 6.000 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang di daerah setempat telah menerima daging tradisi meugang bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah, semua daging bantuan Presiden sudah kita salurkan ke masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronald Nehdiansyah kepada wartawan, Rabu.
Adapun sasaran pembagian daging sapi tersebut di antaranya di Kecamatan Woyla Barat dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 905 KK dengan jumlah sapi delapan ekor, Kecamatan Woyla jumlah penerima bantuan sebanyak 1.360 KK dengan jumlah sapi yang disembelih sebanyak 12 ekor.
Baca juga: 209 desa di Aceh Tamiang terima sapi meugang bantuan Presiden
Di Kecamatan Woyla Timur jumlah warga yang menerima bantuan sebanyak 366 KK dengan jumlah sapi yang disembelih sebanyak empat ekor, Kecamatan Sungai Mas jumlah warga yang menerima bantuan daging sebanyak 404 KK dan jumlah sapi yang disembelih empat ekor.
Di Kecamatan Pante Ceureumen jumlah warga yang mendapatkan bantuan daging tradisi meugang dari Presiden Prabowo sebanyak 1.341 KK dan jumlah sapi yang disembelih sebanyak 13 ekor, Kecamatan Arongan Lambalek jumlah warga yang mendapatkan bantuan daging sebanyak 862 KK dengan jumlah sapi yang disembelih delapan ekor.
Di Kecamatan Johan Pahlawan jumlah warga yang mendapatkan bantuan daging tradisi meugang sebanyak 440 KK dengan jumlah daging yang disalurkan sebanyak sebanyak 440 kilogram, Kecamatan Meureubo sebanyak 322 KK juga telah menerima daging bantuan dengan jumlah daging segar yang dibagi sebanyak 322 kilogram.
Baca juga: Sapi bantuan presiden diterima penyintas bencana Aceh Tengah
Teuku Ronald mengatakan pemotongan sapi dilakukan di masing-masing kecamatan, dan saat ini semua masyarakat terdampak bencana alam telah menerima daging bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































